Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Besok Mulai Puasa, Mungkinkah 3 Misi Ini Terlaksana?

Kesalahan (sumber gambar: pixabay.com)
Kesalahan (sumber gambar: pixabay.com)


"Besok puasa kan, Yah?"

"Iya, Nak!"

"Yess!"


Aih, bagi anak lelaki yang masih duduk di kelas 5 SD itu, menjalani puasa adalah sebuah kebahagiaan. 


Bukan bahagia menjalankan Amal Ibadah atau mengejar pahala yang berlimpah. Tapi, terhindar dari pertanyaan dan omelan :


"Sudah makan, Kak?"

"Kapan mau makan?"

"Hei! Makan dulu!"

"Hayuk, makan!"


Begitulah! Anakku itu memegang teguh kredo "Makan adalah Kebutuhan". Jika merasa butuh, baru makan. Jadi, makan belum dimaknai sebagai kebiasaan dan kewajiban! Akhirnya, puasa bukan beban. Apalagi siksaan.


Keriangan anakku itu, juga diiringi oleh anak gadisku. Namun, dengan cara yang berbeda!


Sejak kemarin, anak kelas 1 SMP itu, sudah sibuk merancang menu apa yang dihidangkan saat sahur, dan kudapan apa yang diinginkan saat berbuka.


"Kalau sahur, gak apa makan yang manis-manis, Yah!"

"Oh!"

"Saat berbuka, jangan! Biar bisa makan nasi."

"Logis! Saat berbuka, wajah kita manis, kan?"

"Ayah alay!"


Aih, kubiarkan anakku punya misi sendiri-sendiri. Serta menemukan antusias pribadi saat menyambut hari pertama puasa. 


Terus bagaimana denganku? 


Kali ini, aku mau melanjutkan misiku yang tak kunjung selesai pada setiap ramadan. Ada tiga misi pentingku.


Pertama. Misi Personal.

Ini pribadiku. Tak ada hubungan dengan orang di sekitarku. Yaitu, menambah dan menambal kekurangan tahun kemarin. Terus mempertahankan yang sudah biasa dilakukan. 


Apakah urusan iman, urusan ibadah atau dan lain-lain. Ini biar urusanku dengan tuhanku aja. Anggaplah rahasia. Hiks...


Kedua. Misi Komunal.

Nah, misi ini adalah hubunganku dengan orang di sekitarku. Melakukan apa yang kumampu untuk menghadirkan senyuman orang di sekelilingku.


Bentuknya? Belum tahu! Tergantung situasi dan kondisi saat itu dilakukan. Spontanitas adalah kata yang tepat untuk misi kedua ini. Biar gak mikir banyak-banyak! Hiks..


Ketiga. Misi Mutual

Entahlah. Aku masih ragu dengan pilihan kata mutual. Kuanggap saja misi saling untung. Jadi, jika ada kegiatan yang saling untung, aku akan ikut!


Misalnya? Sebagai ayah, aku akan berusaha menunaikan kewajibanku selama bulan puasa dengan tanggungjawab penuh. Nah, anakku juga mesti bertanggug jawab sebagai anak! Jika tidak? Akan ada risiko! Ahaaay....


Terus, bagaimana dengan harapan menyambut ramadan?


Aku kutip lirik penutup dari lagu Marhaban, Yaa Ramadan dari grup Nasyid Ar-Royyan.


Yaa Allah, Ampunkanlah!

Diri hamba yang berdosa

Yaa Allah. Terimalah!

Semua amal ibadahku.


Udah, ya? 

Mohon maaf lahir dan bathin

Semoga selalu sehat dan bahagia.

Hingga meniti akhir kehidupan dengan menghadirkan senyuman.


Curup, 12.04.2021

zaldy chan

Nulis Bersama
Nulis Bersama Ruang berbagi cerita

Posting Komentar untuk "Besok Mulai Puasa, Mungkinkah 3 Misi Ini Terlaksana?"

DomaiNesia