Tape Ketan, Sajian Nikmat di Hari Lebaran
Menjelang lebaran, ibu- sudah sibuk mempersiapkan segala sesuatu. Terutama yang berhubungan dengan makanan sajian lebaran. Semua anggota keluarga dikerahkan untuk membantu, baik anak lelaki maupun perempuan.
Di antara kue-kue kering seperti kastengel keju, nastar, putri salju dsb, kami juga membuat penganan basah. Soalnya kalau hanya makanan kering, cepat membosankan dan rerata di setiap rumah pasti ada.
Nah, ibu saya juga sering membuat tape ketan satu toples besar. Bahannya hanya beras ketan dan ragi untuk fermentasi. Ketan yang sudah ditanak dimasukkan ke dalam toples dan ditaburi ragi. Dalam beberapa hari akan berubah menjadi tape ketan.
Tape ketan bisa diberi pewarna makanan agar lebih menarik. Misalnya yang berwarna hijau, banyak dijual orang. Tapi ibu saya tidak pernah menggunakan pewarna. Kalau beras ketan putih, jadinya tape ketan putih. Sedangkan kalau beras ketan hitam menjadi tape ketan hitam.
Tape ketan ini sangat nikmat ketika kita makan siang hari di saat matahari sedang terik, udara panas. Kita jadikan saja es tape ketan. Ambil beberapa sendok, masukkan ke dalam gelas dan diberi es. Kalau kurang manis, tambahkan sedikit sirop.
Es tape ketan yang menyegarkan membuat kita ketagihan. Ibu sering memperingatkan agar jangan makan terlalu banyak karena perut bisa menjadi panas. Dan itu akan membuat kita sering ke toilet.
Satu mitos tentang ketan adalah cara pembuatannya. Perempuan yang sedang haid tidak boleh membuat tape ketan, nanti hasilnya asem. Percaya tidak percaya tapi menjadi kenyataan. Ini kami alami sendiri. Sampai sekarang saya belum menemukan penjelasan yang ilmiah tentang hal ini.

Posting Komentar untuk "Tape Ketan, Sajian Nikmat di Hari Lebaran"